Kontraktor pabrik dan gudang. Satu kontrak, satu tanggung jawab.
Kontraktor EPC dan design & build di Jakarta, Cikarang, dan Karawang. Kami memikul proyek dari studi kelayakan sampai serah terima kunci, supaya jadwal produksi Anda tidak menunggu koordinasi antar-vendor.
- Basis
- Jakarta Selatan, DKI Jakarta
- Wilayah kerja
- Jabodetabek, Cikarang, Karawang, Serang
- Model kontrak
- EPC turnkey · Design–Build
Celah antara desain, pengadaan, dan pelaksanaan.
Kontraktor EPC menangani Engineering, Procurement, dan Construction dalam satu kontrak. Artinya satu pihak bertanggung jawab atas rekayasa desain, pengadaan material dan peralatan, serta pelaksanaan konstruksi sampai bangunan siap dioperasikan.
Perbedaannya dengan kontraktor umum baru terasa saat ada masalah. Ketika desain, pengadaan, dan pelaksanaan dipegang pihak berbeda, celah di antaranya jatuh ke pemilik proyek. Kami menutup celah itu dengan memegang ketiganya.
| E · Engineering | Studi kelayakan, basic design, FEED, DED arsitektur, struktur, dan MEP, perhitungan bertanda tangan ahli. |
|---|---|
| P · Procurement | Tender paket kerja, seleksi vendor, pemesanan long-lead item, kontrak, inspeksi pabrik, logistik. |
| C · Construction | Pekerjaan sipil, struktur, arsitektur, MEP, sampai commissioning dan serah terima. |
| Perizinan | PBG, UKL-UPL atau AMDAL, andalalin, rekomendasi damkar, hingga SLF saat serah terima. |
Dari lahan kosong sampai serah terima kunci.
Setiap fase punya keluaran yang bisa diperiksa, penanggung jawab yang jelas, dan titik serah yang tercatat. Anda tahu apa yang selesai sebelum fase berikutnya dimulai.
-
Perencanaan & Studi Kelayakan
Menguji apakah proyek layak dibangun pada lahan, anggaran, dan jadwal yang tersedia.
-
Desain & Rekayasa
Mengubah kebutuhan produksi menjadi gambar kerja, perhitungan, dan spesifikasi yang bisa dibangun.
-
Perizinan & Kepatuhan
Mengurus PBG, dokumen lingkungan, dan rekomendasi teknis sampai proyek sah dibangun.
-
Pengadaan
Menender paket kerja, mengunci vendor, dan memesan barang berjangka panjang tepat waktu.
-
Pekerjaan Sipil & Struktur
Menyiapkan lahan, menanam pondasi, dan mendirikan struktur beton serta baja.
-
Arsitektur & Selubung
Menutup bangunan: atap, dinding, fasad, lantai, pintu industri, dan ruang pendukung.
-
MEP & Utilitas
Memasang daya, HVAC, plambing, pemadam kebakaran, IPAL, dan utilitas proses.
-
Commissioning & Serah Terima
Menguji seluruh sistem, menutup defect, menerbitkan SLF, dan menyerahkan bangunan siap operasi.
Yang berubah dari satu sektor ke sektor lain.
Metode konstruksinya mirip. Yang berbeda adalah apa yang menentukan keputusan desain, dan itu yang menentukan biaya operasional Anda nanti.
-
Pabrik & Manufaktur
Bangunan produksi yang harus menyalurkan daya, udara, dan air ke titik mesin dengan kapasitas tepat, lalu bertahan terhadap getaran, beban, dan panas proses selama puluhan tahun.
-
Gudang & Logistik
Bangunan bentang lebar yang diukur dari throughput: berapa truk masuk per jam, berapa pallet tersimpan, dan seberapa cepat forklift bisa bergerak tanpa hambatan.
-
Gedung Komersial & Perkantoran
Bangunan yang dinilai penggunanya setiap hari: kenyamanan termal, kualitas udara, akustik, dan biaya operasional yang tidak membengkak setelah tahun kedua.
-
Renovasi & Perluasan Pabrik
Pekerjaan di dalam pabrik yang tetap berproduksi. Yang dijual di sini bukan kecepatan, melainkan kemampuan menyelesaikan pekerjaan tanpa menghentikan lini.
Pertanyaan yang sering muncul
- Apa itu kontraktor EPC?
- Kontraktor EPC adalah penyedia yang menangani Engineering, Procurement, dan Construction dalam satu kontrak. Artinya satu pihak bertanggung jawab atas rekayasa desain, pengadaan material dan peralatan, serta pelaksanaan konstruksi sampai bangunan siap dioperasikan. Pemilik proyek berurusan dengan satu penanggung jawab, bukan dengan konsultan, pemasok, dan kontraktor yang terpisah.
- Apa bedanya kontraktor EPC dengan kontraktor umum?
- Kontraktor umum biasanya membangun berdasarkan desain yang sudah disiapkan pihak lain, sehingga tanggung jawab desain tetap di konsultan dan pemilik. Kontraktor EPC ikut memikul tanggung jawab desain dan pengadaan, sehingga celah antara "gambar sudah benar" dan "bangunan sudah berfungsi" tidak jatuh ke pemilik proyek. Perbedaannya paling terasa saat ada masalah, karena tidak ada ruang saling menunjuk antar pihak.
- Berapa lama membangun pabrik dari lahan kosong?
- Jadwalnya ditentukan jenis pondasi, kompleksitas utilitas proses, dan kecepatan terbitnya PBG di daerah setempat, sehingga tidak ada satu jawaban yang berlaku umum. Perizinan dan desain dijalankan paralel supaya keduanya tidak berurutan. Kami menyusun jadwal per fase pada Fase 01, setelah lahan dan kebutuhan produksinya diketahui, bukan menyebut satu angka di awal.
- Berapa biaya membangun pabrik per meter persegi?
- Kami tidak menyebut angka per meter persegi sebelum melihat proyeknya, karena angka seperti itu hampir selalu salah untuk proyek tertentu. Faktor yang paling menggerakkan biaya adalah jenis pondasi menurut kondisi tanah, tinggi bebas dan bentang struktur, spesifikasi lantai, kapasitas daya dan HVAC, kebutuhan IPAL, serta tingkat penyelesaian area kantor. Estimasi disusun setelah studi kelayakan dan penyelidikan tanah, dan mengetat lagi setelah DED dan BQ selesai.
- Apakah TCC mengurus PBG dan SLF?
- Ya. Perizinan adalah Fase 03 dalam urutan kerja kami, mencakup PBG, dokumen lingkungan UKL-UPL atau AMDAL, andalalin bila disyaratkan, serta rekomendasi teknis lainnya. Sertifikat Laik Fungsi diselesaikan pada Fase 08 bersama riksa uji K3, sehingga bangunan sah dioperasikan saat diserahterimakan.
Ceritakan proyeknya.
Kirim garis besar: lokasi, perkiraan luas, jenis proses, dan target mulai produksi. Kami balas dengan pertanyaan yang perlu dijawab sebelum angka apa pun masuk akal.